Sangat asik mengenal banyak dosen.
ya, kali ini, Mata kuliah PSI ganti dosen lagi. kali ini bukan Pak HM yang mengisi. melainkan bapak kahima 2001, sebut saja AW.
beliau merupakan lulusan sistem informasi ITS juga, sama seperti ibu VA.
Dan kali ini, saya berkesempatan untuk mengenal pak AW dan mengetahui bagaimana cara beliau mengajar.
Sebelum masuk pada materi, saya cukup interest. karena kelas kali ini tak terlalu tegang karena situasi sangat fun. sampai akhirnya, saya pun harus mau terbawa dalam pembahasan materi yang sangat teoritis *ups (sorry to say).
Perkuliahan kali itu,membahas tentang "DSS (Decision Support System)"
Lo semua pada tau ngga DSS apaan ?
Nah, sekalian share knowledge juga yaa.. jadi, dalam bahasa indonesia DSS merupakan System Pengambil Keputusan. atau biasa disingkat SPK. jadi SPK = DSS.
SPK hanya mendukung saja, tidak bisa serta merta memutuskan. Mengapa ? karena campur tangan manusia sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah. kenapa seperti itu ? karena SPK (Sistem Pengambil Keputusan) tidak punya sense of belonging seperti manusia. maksudnya seperti apa ?
maksudnya adalah kita ambil contoh seperti ketika proses pengajuan
kredit.
suatu hari seorang nasabah datang, lalu mengajukan kredit. sebuah lembaga keuangan mempunyai sistem yang dapat menghitung apakah nasabah tersebut sanggup untuk membayar semua kreditnya.
Dan ketika di cek dengan sistem tersebut, ternyata si nasabah tidak termasuk dalam kriteria sanggup dalam membayar kerdit.
Nah lo ? Terus gimana dong ??
padahal si pihak bank tahu persis bahwa si nasabah mampu untuk membayar kredit.
Nah . momen seperti ini lah yg disebut dengan "faktor lain yang tidak bisa dimasukkan ke sistem komputer".
dan yang terpenting adalah komputer tidak dapat bertanggung jawa atas apa yang dilakukannya. otomatis yang bertanggung jawab adalah seseorang yang ada pada pemegang kputusan tersebut.
Sebelum pulang, pak arif wibisono menanyakan kepada kami semua tentang
"bilamana SPK tidak bisa digunakan ?"
dan teman-teman hanya diaaammm .. dan akhirnyaa beliau kembali berbicara "yang bisa menjawab, maka akan langsung pulang".
sangat lucu, kenapa ? karena mengingatkan saya pada jaman SD.
dan untungnyaa saya bisa pulang juga.
Jaadi, SPK tidak dapat digunakan adalah ketika tidak ada human resource, ketika tidak ada perangkat IT yang
mendukung, ketika tidak ada data valid yang bisa dijadikan patokan, dan
lain sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar