Senin, 12 November 2012

FACIAL WAJAH

perawatan wajah terpopuler
(Diah Ayu Mayuchasari Aghda)
(5212100128)
(Ketrampilan Interpersonal - C)



Jerawat,banyak orang mengeluhkan tentang hal satu ini.  Masyarakat menganggap jerawat mengganggu penampilan.Pemikiran – pemikiran seperti ini, bukan hanya dari pemikiran wanita. Namun juga pria. Banyak upaya yang mereka lakukan untuk menghilangkan jerawat. Mereka rela merogoh koceknya walaupun perawatan yang didapat belum tentu semaksial kocek yang dikeluarkan. Jerawat merupakan permasalahan umum yang mewabah di masyarakat. Tak ayal, banyak yang memanfaatkan permasalahan itu menjadi lahan bisnis. Di kota-kota besar, klinik kecantikan sangat menjamur. Berbagai produk dan jasa banyak ditawarkan, sehingga banyak yang berkunjung karena tertarik dengan produk dan jasa yang ditawarkan.
Facial merupakan salah satu perawatan wajah yang ditawarkan di klinik kecantikan. Facial juga sering digunakan sebagai solusi untuk membuat kulit wajah lebih bersih dan lebih lembab serta untuk menghilangkan jerawat. Namun, Meskipun wajah Anda tidak berjerawat, Anda perlu melakukan facial sekali waktu untuk membuang lemak yang menumpuk di kulit wajah. Namun demikian, pilih baik-baik aestheticianatau ahli kecantikan yang akan menangani Anda. Tak jarang usai facial wajah kita justru benjol-benjol akibat dipencet-pencet, atau bahkan berjerawat.
Berikut merupakan tips Untuk menghindari efek samping faciali, ikuti aturan facial yang benar dari Tina S. Alster, clinical professor of dermatology dari Georgetown University Medical Center :

a.  Pilih dengan bijak
Penting bagi kita untuk merawat kulit dengan serius di salon atau spa. Namun waspadalah dengan nail-salon yang juga menawarkan layanan facial. Pastikan jugaaesthetician-nya berlisensi. Saat Anda tiba di salon, ambil beberapa saat untuk mengamati keadaan di sekeliling. Perhatikan peralatan dan ruangannya. Agar lebih aman, minta ahli kecantikannya untuk tidak menggunakan alat. Bila tidak disterilkan lebih dulu, peralatan seperti itu justru akan membuat Anda berjerawat setelah facial.

b. Sampaikan keinginan Anda
Jangan melakukan facial jika Anda mengalami jerawat kronis atau rosacea (kulit meradang kemerahan). Sebelum Anda membiarkan tangan orang lain menyentuh wajah Anda, pastikan Anda sudah membicarakannya secara cermat dengan ahli kecantikannya. Ia pun harus menanyakan pada Anda apakah Anda menggunakan produk tertentu yang menyebabkan kulit iritasi seperti retinol, vitamin C, atau obat-obatan dengan resep seperti Accutane. Dengan mengetahui hal ini, petugas facial bisa memilih produk lain yang tidak terlalu keras untuk Anda.

c. Lindungi diri Anda
Petugas facial harus selalu menggunakan kaus tangan karet saat "menggarap" wajah Anda. Dan facial seharusnya tidak sakit, karena hanya untuk membersihkan lemak di wajah. Minta ia mengurangi "kekuatannya" jika Anda mulai merasa sakit.

d. yang perlu saja
Proses peeling yang ringan saat facial boleh-boleh saja, namun sebaiknya Anda langsung menjumpai ahli dermatologi untuk mendapatkan perawatan seperti microdermabrasion dan laser. Perawatan tambahan yang membuat Anda harus membayar lebih untuk perawatan facial yang mendasar seharusnya tidak perlu. Perawatan oxygen, misalnya, tidak ada gunanya. Atau masker kolagen, yang akan memberikan kelembaban ekstra. Hal ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

e.  Rawat sesudahnya.
Usai facial, hati-hatilah dengan kulit Anda selama seminggu. Hindari melakukan scrubbing dengan bahan yang terlalu kasar, bahan yang mengandungalpha hydroxy acids, dan retinoid. Cuci saja wajah dengan mild cleanser. [1]

Sebelum melakukan facial, alangkah baiknya jika anda mengetahui hal-hal sebagai berikut:

a. rasa sakit saat di facial
Ketika seorang facialist berusaha mengeluarkan komedo, atau berusaha membersihkan pori-pori yang tersumbat kotoran, biasanya memang terasa sedikit tidak nyaman. Tetapi, tidak sakit. Rasa sakit saat jerawat atau komedo dikeluarkan biasanya disebabkan karena jerawat belum matang atau belum padat, sehingga bisa menyebabkan luka atau infeksi.

b. Solusi menghilangkanjerawat selain facial
Hal ini tergantung pada tingkat keparahan jerawat tersebut. Jerawat pada orang dewasa biasanya ringan dan cenderung akan bersih sendiri. Namun jika jerawat itu besar-besar dan tiba-tiba muncul, Anda perlu mengunjungi ahli dermatologi. Jerawat yang ringan hingga sedang biasanya dirawat dengan obat-obatan luar (yang mengandungbenzoyl peroxide, antibiotik, retinoids, atau bahan lain), atau obat minum (termasuk antibiotik) jika kondisinya lebih parah. Seorang dermatolog mungkin juga akan melakukan terapi ringan, seperti chemical peels, dan facial untuk membersihkan jerawat.

c. Pengaruh jangka panjang
Kebanyakan ahli dermatologi meyakini bahwa facial tidak memiliki efek jangka panjang saat memperbaiki kondisi kulit atau mengatasi keriput. Di lain pihak, chemical peeling bisa menyebabkan kerusakan kulit yang parah bila dilakukan terlalu sering. Dr Harold Lancer, ahli dermatologi di Beverly Hills, mengatakan, "Terlalu sering chemical peels akan membuat Anda terlihat mengalami radang kronis."[2]

d. cara kerja chemical peels
Pengelupasan sedang menstimulasi pertumbuhan kolagen dengan membuang lapisan kulit teratas. Kulit kemudian akan terdorong untuk mengeluarkan kulit baru yang lebih sehat sebagai cara pemulihan. Anda mungkin akan merasa kulit seperti terbakar matahari selama lima atau tujuh hari, namun kemudian kulit wajah akan menjadi lebih lembut dan tidak keriput selama enam bulan hingga setahun.[3]


REFERENSI
Diakses pada tanggal 27 oktober 2012
Diakses pada tanggal 27 oktober 2012
Diakses pada tanggal 28 oktober2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar